Naif rasanya kalau saya mengatakan tidak ikut-ikutan mempergunakan istilah Bali photography. Bagaimana tidak, kedua kata tersebut merupakan kata yang sangat populer dipergunakan dari pencariaan di www.google.com.
Terdapat 74.000.000 hasil pencariaan untuk kata Bali dan 3.380.000
hasil pencariaan untuk pemakaian kombinasi kata Bali dan photography.
Beberapa padanan kedua kata tersebut yang cukup banyak digunakan di dunia maya saat ini seperti kalimat Bali art photography, Bali photographic art, Bali professional photography, Bali wedding photography, Bali photographer, Bali profesional photographer, Bali wedding photographer, Bali photos, Bali pictures, Bali images, Bali stock photos, Bali photo art, Bali photo studio, Bali photo album, Bali photo gallery, Bali fine art photo, Bali photography service, Bali prewedding photography, Bali wedding photography. Atau dalam beberapa kalimat bahasa Indonesia seperti Bali fotografi, Bali fotografer, Bali foto, Galeri foto Bali, Jasa fotografi Bali, dan lainnya.
Pertanyaanya kemudiaan yaitu kenapa saya juga memutuskan mempergunakan kalimat Bali
photography? Pada awalnya muncul sedikit keraguaan untuk mempergunakan
kalimat tersebut, alasannya karena saya tidak ingin dikatakan latah mempergunakannya.
Seiring waktu, saya akhirnya mempergunakan kombinasi kedua kata
tersebut untuk mewakili apa yang saya kerjakan dalam fotografi yang saya
cintai. Alasan tentang kenapa saya mempergunakan kalimat tersebutlah
yang akan saya sharing pada topik ini.
Tidak
menjadi yang pertama mempergunakan kalimat Bali Photography,
justru menjadikan hal ini sebagai sebuah tantangan. Saya tertantang
untuk tidak hanya bisa mengucapkan dan menulis kalimat tersebut,
tapi juga harus dapat memahami dan mengerti filosofi yang terkandung
didalamnya. Melalui sebuah proses, secara perlahan akhirnya saya
menemukan makna filosofi di balik kalimat Bali photography. Makna inilah
yang kemudiaan selalu saya pegang sebagai pijakan dalam berkarya hingga
saat ini. Bali bukan saja hanya nama sebuah pulau, lebih dari itu Bali
merupakan sebuah mahakarya dengan segala isinya.
Makna pertama dari kata Bali, saya pakai untuk menggambarkan kehidupan masyarakat, keindahan alam dan seni budaya adiluhung sebagai nilai lokal
yang mendasari diri dalam berkarya untuk menggambarkan Bali dan
Indonesia ke dunia internasional melalui media fotografi. Kekayaan seni
budaya Bali harus tetap dijaga sebagai bagian keragaman untuk memperkaya
budaya nasional guna memperkuat identitas diri dalam berbangsa dan
bernegara Indonesia.
Makna kedua dari kata Bali saya ambil dari sifat orang Bali. Secara umum orang Bali diidentikkan sebagai mereka yang memiliki sifat religius, ramah, toleran, jujur, semangat, kreatif dan kerja keras. Keseharian masyarakat Bali
tidak bisa dilepaskan dari berbagai kegiatan religius yang mengisi
seluruh aspek kehidupannya termasuk dalam berkeseniaan. Masyarakat Bali
selalu menempatkan apa yang mereka kerjakan sebagai bagian dari bakti atas dasar keikhlasan untuk memberikan persembahan yang terbaik kepada Tuhan. Sifat-sifat inilah yang coba saya pegang dalam berkarya di bidang fotografi ataupun bekerja untuk mengisi kehidupan.
Berbeda dengan kata Bali yang
cukup familiar bagi sebagian orang, maka kata photography sebagai
bagian seni masih merupakan sesuatu yang baru. Fotografi yang berarti
melukis dengan cahaya, merupakan media yang relatif baru dipergunakan
dalam berkesenian di Bali. Perkembangannya masih tertinggal dibandingkan
dengan cabang seni rupa lain seperti seni lukis, seni patung, seni
tari, dsb. Hal ini tentu dimaklumi karena seni fotografi memiliki
keterkaitan erat dengan pemanfaatan teknologi dalam perkembangannya.
Menyadari akan hal ini, sebagai bagian dari para pelaku seni fotografi
di Bali, saya memiliki kewajiban untuk mengembangankan seni fotografi.
Kewajiban ini juga termasuk untuk bisa mengembangkan seni fotografi di Bali agar dapat tumbuh dan berkembang dengan karakternya sendiri.
Makna dari kedua kata ini merupakan makna yang harus dapat dipegang oleh seluruh insan seni fotografi di Bali. Sehingga seni fotografi di Bali memiliki karakter khusus untuk dapat memperkaya khasanah seni fotografi di Indonesia dan dunia pada umumnya. Untuk itu, fotografi
jangan hanya dimaknai sebagai sebuah teknologi dalam hitung-hitungan
teknis semata, namun yang terpenting yaitu bagaimana dapat mengembangkan
konsep dan kreatifitas untuk menunjukkan karakter fotografi di Bali.
Saat ini, kalimat Bali
photography masih merupakan kalimat yang lebih mudah diucapkan dan
ditulis daripada dimengerti. Sayapun menyadari hal ini, walau demikian
perlahan namun pasti kita harus berusaha memahami dan mengerti makna
tersebut untuk menjadikannya dasar dalam berkarya. Dengan pemahaman
tentang makna Bali photography, niscaya semua kalimat yang mempergunakan
padanan kata tersebut akan tertuju pada satu tujuan yang sama yaitu
untuk menumbuh kembangkan seni fotografi di Bali dengan karakternya sendiri. Pemahaman ini juga akan menghindarkan kita dari posisi untuk menempatkan kata Bali hanya sebagai pemanis atau penarik perhatiaan saja di dalam kata photography.
Harapan saya, suatu saat fotografi di Bali dapat tumbuh menjadi besar dan patut di banggakan untuk mengharumkan nama Bali maupun Indonesia.
Bravo Bali photography !
from www.andisucirta.com

0 komentar:
Posting Komentar